13 February 2018

Solusi Gagal Registrasi Ulang SIM Card Prabayar

Pemerintah mewajibkan registrasi kartu prabayar menggunakan NIK & No. KK sejak 31 Oktober 2017. Batas akhir registrasi SIM card ini adalah 28 Februari 2018.

Menurut pengalaman pribadi, saya gagal registrasi SIM card lebih dari 5 kali, lalu saya pergi ke gerai Tri yang ada di Kelapa Gading untuk dibantu registrasi. Akan tetapi tetap tidak bisa dengan error "NIK tidak diketemukan", "Registrasi ulang anda gagal, silakan periksa data NIK kamu dan coba kembali", "No NIK anda salah", "Maaf, data NIK yang Anda masukkan salah. Mohon cek data diri Anda & lakukan kembali proses registrasi."

Petugas gerai Tri menyarankan untuk ke kelurahan untuk registrasi. Setelah saya coba ke kelurahan, pihak kelurahan malah tidak tahu menahu soal registrasi SIM card dan menyarankan saya coba registrasi ulang.

Untungnya ada SMS reminder dari KOMINFO "Segera registrasi ulang kartu prabayar anda, bagi yang gagal registrasi perbaiki data di Dinas Dukcapil setempat."

Saya coba ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur, lalu ambil antrian di bagian verifikasi data. Saya bilang ingin verifikasi data untuk registrasi SIM card prabayar. lalu pihak disduk minta fotocopy KK dan fotocopy KTP. Selang beberapa lama, saya dipanggil dan saya tanya apa yang salah. Ternyata tidak ada yang salah, hanya saja mereka perlu sync data dan data akan siap setelah 2x 24 jam. Dan setelah saya coba, saya bisa registrasi ulang SIM card prabayar!


31 January 2018

Catatan 37 Masalah Populer

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Catatan terhadap buku : 37 Masalah Populer Karya  Ust. Abdul Shomad

Dari : Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As Sidawi حفظه الله

MUQADDIMAH
Sebagian saudara kami bertanya kepada kami tentang buku tersebut dan mengirimkannya kepada kami. Setelah kami membacanya, kami mendapati sejumlah kesalahan di dalamnya. Sebab itu, kami merasa terpanggil untuk menggoreskan beberapa catatan ilmiah atas beberapa kesalahan yang terdapat dalam buku tersebut sebagai bentuk nasihat kepada umat agar tidak terjatuh dalam  ketergelinciran  (kesalahan) tersebut.

Muhammad ibn Bundar pernah berkata kepada al-Imam Ahmad, “Wahai Abu ‘Abdillah, sesungguhnya saya merasa berat hati untuk mengatakan ‘Si Fulan pendusta!!’.” Ahmad menjawab, “Seandainya  kamu  diam  dan  saya  juga  diam,  lantas  kapan  orang  yang jahil mengetahui mana yang benar dan mana yang salah?!!

Download pdf-nya : http://bit.ly/2no0HVI (Google Drive)

Keyword: Bantahan 37 Masalah Populer

30 Catatan Populer

30 Catatan Populer oleh Ustadz Ali Akbar bin Ahmad bin Umar


LATAR BELAKANG PENULISAN

Segala Puji hanyalah milik Allah , shalawat dan salam kepada Rasulullah , yang telah membawa manusia dari kelamnya kemusyrikan menuju cahaya tauhid.

Beberapa waktu yang lalu penyusun mendapatkan e-book 37 Masalah Populer yang ditulis oleh ustadz Abdul Shomad -hadanallahu waiyyaahu-. Mengingat beliau sedang viralnya di youtube dan tentu bukunya pun demikian. Maka penyusun berusaha untuk membaca tulisan beliau hingga beberapa kali.

Buku ini ketika membahas masalah umum seperti masalah memakai emas bagi lelaki, duduk di atas kubur dan beberapa masalah fiqh cukup baik dan banyak bersesuaian dengan penyusun.

Dalam masalah yang terjadi perbedaan khilaf ungkapannya cukup baik akan tetapi masih terlalu umum sifatnya. Seperti masalah Ikhtilaf/khilafiyah yang beliau contohkan untuk memunculkan sikap tatsamuh/toleransi pada umumnya adalah contoh ikhtilaf tanawwu‘ (dua perbedaan yang tidak tercela/perbedaan ijtihadiyah).Dengan batasan ini ditakutkan pembaca justru menjadi toleran pada sesuatu yang tidak patut untuk toleran.Apalagi beliau tidak menjelaskan jenis/ macam-macam ikhtilaf.

Dalam pembahasan bid‘ah apa yang beliau ungkapkan dengan menunjukan amalan-amalan sahabat-tabi‘in maupun para ulama yang tidak dilakukan oleh Rasulullah  , pada hakekatnya untuk menguatkan pandangan beliau tentang adanya Bid‟ah Hasanah.

Sedangkan yang terkait dengan manhaj terutama masalah Salaf penyusun memiliki catatan tersendiri untuk beliau.

Semua yang penyusun ungkapkan di atas pada hakekatnya menjadi sebab utama yang melatar belakangi disusunnya risalah ini.

baca pdf-nya di Google Drive atau di Scribd

Keyword: Bantahan 37 Masalah Populer

27 January 2013

Unofficial Google Calendar: MUIS Singapore Prayer Times

Unofficial Google Calendar: MUIS Singapore Prayer Timetable

The following Google Calendar is created using Prayer Times for Singapore from Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS, a.k.a. Islamic Religious Council of Singapore)

You can add the calendar to your Google Calendar account and sync it to your Android Devices or set up SMS/pop-up reminders for each events.

Update (2018-01-30): This calendar has been discontinued.. you can export the PDF from MUIS to txt format using Adobe Acrobat Reader and then convert it into csv before importing it into Google Calendar.

You can also configure default notification for the calendar.

Edit notification for calendar events